
Gambar hanya Ilustrasi
Anda pasti punya teman atau kerabat yang curhat: "Awalnya budget 200 juta, eh tiba-tiba bengkak jadi 350 juta!" Rasanya seperti mimpi buruk di siang bolong. Uang tabungan ludes, tapi rumah belum jadi.
Sebenarnya, masalah utamanya bukan pada harga material yang naik (walaupun itu berpengaruh), tapi pada RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang "buta". Banyak pemilik rumah hanya melihat angka total di bawah, tanpa mengerti ke mana perginya uang tersebut.
Di artikel ini, kita akan membedah "segitiga emas" biaya konstruksi: Struktur, Finishing, dan Utilitas. Memahami ketiganya adalah kunci agar Anda tidak ditipu kontraktor nakal dan budget tetap aman terkendali.
Bayangkan tubuh manusia tanpa tulang. Pasti ambruk, kan? Begitu juga rumah Anda. Biaya struktur adalah biaya untuk segala sesuatu yang membuat rumah Anda berdiri tegak dan aman.
Ini mencakup:
Pro Tip Denahku: Jangan pernah berhemat di sektor ini! Anda bisa mengganti keramik murah kapan saja, tapi Anda tidak bisa mengganti pondasi rumah tanpa membongkar semuanya. Jika budget mepet, korbankan finishing, bukan struktur.
Di sinilah uang seringkali "menguap" tanpa disadari. Finishing adalah apa yang mata Anda lihat. Ini adalah kosmetik rumah Anda.
Komponen utamanya:
Biaya di sini sangat fluktuatif. Keramik seharga Rp50.000/m² fungsinya sama dengan marmer Rp2.000.000/m², bedanya hanya di gengsi dan estetika. Jika RAB Anda bengkak, sektor inilah yang pertama kali harus Anda "sunat".
Sering dilupakan, tapi paling bikin pusing kalau bermasalah. Utilitas memastikan rumah Anda bisa "hidup".
Pernah mengalami tembok rembes atau korsleting listrik? Itu adalah biaya utilitas yang tidak dikerjakan dengan benar. Memperbaikinya di kemudian hari bisa memakan biaya 3x lipat karena harus membobok tembok yang sudah rapi.
Menghitung ini secara manual di Excel bisa bikin kepala pening, apalagi jika Anda bukan insinyur sipil. Kabar baiknya, Anda bisa menggunakan fitur Estimasi Biaya (RAB) di Denahku.
Fitur ini tidak hanya memberi angka total, tapi juga memecahnya secara transparan. Begini caranya:
Sistem kami akan langsung menyajikan rincian biaya yang dibagi berdasarkan Struktur, Finishing, Utilitas, dan bahkan estimasi Tenaga Kerja.
Seringkali kita ragu, "Kalau pakai bahan premium habis berapa ya?".
Di Denahku, Anda bisa menggunakan fitur "Compare". Fitur ini memungkinkan Anda menyandingkan harga kualitas Ekonomi vs Premium secara berdampingan. Jadi, Anda bisa memutuskan: "Oke, untuk struktur saya pakai kualitas Premium, tapi keramik saya pakai Ekonomi dulu biar budget masuk."
Transparansi adalah kunci negosiasi. Setelah mendapatkan angka estimasi dari Denahku, Anda memiliki pegangan yang kuat saat bertemu kontraktor.
Membangun rumah impian tidak harus dimulai dengan ketakutan soal biaya. Dengan rincian yang jelas antara struktur, finishing, dan utilitas, Anda yang memegang kendali atas uang Anda, bukan sebaliknya. Yuk, coba hitung estimasi rumah Anda sekarang di dashboard Denahku!
Coba fitur AI Generate, drag-and-drop, dan RAB yang bisa diedit langsung di Denahku.
Coba Sekarang