
Gambar hanya Ilustrasi
Pernahkah Anda mendengar cerita horor dari teman atau kerabat yang sedang membangun rumah? Awalnya mereka mengira butuh biaya 200 juta, tapi di tengah jalan, angkanya meroket jadi 350 juta. Ujung-ujungnya, proyek mangkrak atau terpaksa berhutang.
Jujur saja, ini adalah ketakutan terbesar kita semua saat ingin mewujudkan rumah impian. Fluktuasi harga material dan kesalahan perhitungan volume seringkali jadi biang keroknya. Tapi tenang, di era digital ini, kita tidak perlu lagi menebak-nebak harga pakai kalkulator beras.
Di Denahku, kami paham betul masalah ini. Itulah kenapa fitur Cost Estimator atau Estimasi Biaya (RAB) menjadi salah satu fitur favorit pengguna kami. Hari ini, saya akan bocorkan trik bagaimana cara menggunakan fitur ini tidak hanya untuk menghitung, tapi juga untuk menyimpan dan membandingkan skenario biaya agar dompet Anda tetap aman.
Sebelum kita bicara soal membandingkan harga, Anda harus punya desain dasarnya dulu. Anggaplah Anda sudah selesai menata ruang tamu dan kamar tidur menggunakan fitur Editor Denah Lantai kami.
Sekarang, saatnya melihat angka nyatanya:
Pro Tip: Harga semen di Jakarta beda jauh dengan di Papua. Pastikan Anda memilih Wilayah (Kota) yang tepat agar akurasi harganya maksimal.
Setelah memilih wilayah, Anda akan diminta memilih Kualitas. Di sini tersedia opsi Economy, Standard, atau Premium. Jika budget Anda ketat, mulailah dengan Economy dulu. Klik "Calculate", dan voila! Total perkiraan biaya langsung muncul di layar.
Banyak pengguna pemula hanya melihat angka sekali, lalu menutupnya. Padahal, kekuatan sejati Denahku ada pada kemampuan simulasi skenarionya. Kita sering galau: "Pakai lantai marmer (Premium) atau keramik biasa (Standard) ya?"
Daripada bingung, biarkan data yang bicara. Berikut cara membandingkannya:
Katakanlah Anda baru saja menghitung biaya dengan kualitas Economy. Jangan ditutup dulu! Klik tombol "Save Estimate". Beri nama, misalnya "Rencana Hemat". Sistem kami akan mengunci perhitungan tersebut.
Sekarang, ubah opsi Kualitas menjadi Premium (anggaplah ini versi "Sultan" impian Anda). Klik Calculate lagi. Angkanya pasti berubah naik. Klik "Save Estimate" lagi dan beri nama "Rencana Sultan".
Ini fitur favorit saya. Gunakan tombol "Compare". Denahku akan menampilkan kedua perhitungan tersebut secara berdampingan (side-by-side).
Anda bisa melihat dengan jelas:
Dengan data ini, Anda bisa mengambil keputusan cerdas. Mungkin Anda memutuskan untuk tetap pakai struktur kualitas standar, tapi finishing-nya upgrade ke premium. Semua keputusan ada di tangan Anda, berdasarkan data, bukan perasaan.
Angka di layar itu bagus, tapi pegangan fisik saat negosiasi dengan tukang atau kontraktor itu lebih powerful. Anda tidak mau kan cuma bilang "Kata aplikasi harganya segini lho mas" tanpa bukti?
Jika Anda melihat detail estimasi, Anda akan melihat rincian biaya yang dibagi berdasarkan:
Bagi Anda pemegang PRO Pass, Anda memiliki keuntungan besar di sini. Anda bisa mengunduh rincian RAB ini dalam format Excel atau PDF. File Excel ini sangat berguna karena bisa Anda edit lagi atau langsung diserahkan ke kontraktor sebagai acuan penawaran harga.
Untuk pengguna Gratis, jangan khawatir, Anda tetap bisa melihat ringkasan lengkapnya di layar sebagai patokan negosiasi.
Membangun atau merenovasi rumah adalah investasi besar. Jangan biarkan ketidaktahuan membuat Anda rugi puluhan juta. Cobalah buka kembali Dashboard Anda, pilih salah satu proyek, dan mulai mainkan fitur Estimasi Biaya ini.
Ingat, desain yang bagus itu bukan cuma yang indah dipandang, tapi juga yang masuk akal di kantong!
Coba fitur AI Generate, drag-and-drop, dan RAB yang bisa diedit langsung di Denahku.
Coba Sekarang