
Gambar hanya Ilustrasi
Jujur saja, berapa kali Anda harus mematikan kamera saat Zoom meeting karena latar belakang yang berantakan, atau menahan emosi karena suara blender dari dapur masuk ke mikrofon? Sejak tren WFH (Work From Home) menjadi norma baru, meja makan seringkali jadi korban alih fungsi.
Awalnya mungkin terasa praktis, tapi lama-kelamaan, batas antara "istirahat" dan "bekerja" jadi kabur. Hasilnya? Produktivitas menurun dan stres meningkat. Kabar baiknya, Anda tidak perlu merenovasi total atau menambah kamar baru untuk punya ruang kerja yang layak.
Sebagai arsitek yang sering melihat denah rumah mungil di Indonesia, saya akan bagikan rahasia menata home office yang tenang dan ergonomis, langsung dari dapur desain Denahku.
Kesalahan terbesar pemula adalah bekerja di mana saja: pagi di sofa, siang di meja makan, sore di kasur. Tubuh kita butuh sinyal fisik untuk masuk ke mode "fokus".
Anda perlu menetapkan satu area spesifik—sekecil apapun—sebagai zona kerja. Tidak harus satu ruangan penuh. Sebuah sudut di bawah tangga atau area transisi antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disulap menjadi nook kerja yang fungsional.
Pro Tip Denahku: Sebelum memindahkan lemari berat untuk membuat sekat, coba simulasikan dulu di fitur Editor Denah Lantai kami. Gunakan fitur drag-and-drop untuk melihat apakah meja kerja Anda menghalangi jalan orang lewat atau tidak.
Punya lemari dinding yang jarang dipakai? Atau ceruk tembok yang kosong? Di dunia desain interior, kita mengenal istilah Clofffice (Closet Office). Ini adalah solusi jenius untuk rumah tipe 36 atau apartemen studio.
Prinsipnya sederhana: pasang ambalan melayang sebagai meja, tambahkan kursi ergonomis yang ramping, dan pasang pencahayaan yang cukup. Saat jam kerja selesai, Anda tinggal menutup pintu lemari atau tirai, dan pekerjaan pun "hilang" dari pandangan mata.
Bingung membayangkannya? Gunakan fitur Asisten Desain AI di Denahku. Cukup ketik "Small closet office design" di kolom prompt, dan biarkan AI memberikan inspirasi visual hanya dengan 2 Kredit.
Posisi meja menentukan mood. Menghadap tembok memang minim distraksi, tapi bisa bikin cepat bosan. Menghadap jendela adalah yang terbaik untuk kesehatan mata, tapi hati-hati dengan backlight saat video call.
Posisi ideal adalah menyampingi jendela. Cahaya alami masuk dari kiri atau kanan, menerangi wajah Anda dengan lembut tanpa bikin silau layar monitor.
Coba Fitur Ini: Gunakan Penampil 3D di Denahku (Gratis akses penuh untuk pemilik PRO Pass) untuk berjalan-jalan secara virtual di desain Anda. Cek apakah posisi meja membelakangi pintu masuk? Secara psikologis, membelakangi pintu membuat kita merasa tidak aman dan waspada, yang mengganggu fokus.
Jika budget Anda terbatas, belilah meja sederhana, tapi belilah kursi kerja terbaik yang Anda mampu. Anda akan duduk di sana selama 8 jam sehari. Kursi makan estetik dari kayu jati mungkin cantik di Instagram, tapi punggung Anda akan "berteriak" setelah dua jam pemakaian.
Di Editor Denah Lantai, Anda bisa menelusuri tab "Furniture" dan mencoba menempatkan berbagai model kursi kerja. Pastikan ukurannya proporsional dengan luas ruangan (jangan sampai kursi direktur yang besar memakan habis ruang gerak di kamar kos!).
Ingin memasang partisi kaca kedap suara atau membuat meja custom? Jangan sampai boncos di tengah jalan. Seringkali kita lupa menghitung biaya kecil seperti stopkontak tambahan, lampu kerja, atau cat dinding.
Gunakan fitur Estimasi Biaya (RAB) di Denahku. Masukkan detail proyek Anda dan pilih wilayah tempat tinggal Anda. Sistem kami akan menghitung perkiraan biaya material dan tenaga kerja secara otomatis. Anda bahkan bisa membandingkan biaya kualitas Economy vs Premium agar dompet tetap aman.
Area kerja di rumah tetaplah bagian dari citra profesional Anda. Pastikan apa yang terlihat di belakang Anda saat kamera menyala bukanlah tumpukan baju kotor atau pintu kamar mandi yang terbuka.
Jika tidak punya dinding kosong, gunakan rak buku sebagai penyekat (room divider). Selain berfungsi menyimpan dokumen, rak buku memberikan kedalaman visual yang menarik dan meredam sedikit suara dari ruangan sebelah.
Rumah yang nyaman adalah kunci karir yang cemerlang. Tidak perlu menunggu punya rumah besar untuk memiliki area kerja yang produktif. Mulailah dengan menata ulang apa yang Anda miliki sekarang.
Siap bereksperimen? Buka dashboard Denahku Anda, klik "New Project", dan mulailah merancang. Jangan lupa bagikan hasil desain WFH Anda ke Community Feed untuk mendapatkan masukan (dan XP tambahan!) dari sesama pengguna.
Selamat berkarya!
Coba fitur AI Generate, drag-and-drop, dan RAB yang bisa diedit langsung di Denahku.
Coba Sekarang