
Gambar hanya Ilustrasi
Pernahkah Anda berjalan-jalan di toko bangunan, melihat harga satu set kitchen set impian, lalu buru-buru mengecek saldo tabungan sambil menelan ludah? Tenang, Anda tidak sendirian. Renovasi rumah memang seringkali terasa seperti 'jebakan batman'—niat awal budget sekian, realisasinya bisa bengkak dua kali lipat.
Salah satu dilema terbesar yang sering ditanyakan kepada saya adalah: "Sebaiknya pilih material yang murah (Economy) atau yang mahal sekalian (Premium)?"
Jawabannya tidak sesederhana "ada harga ada rupa". Sebagai arsitek, saya sering melihat klien yang menghabiskan uang untuk hal yang salah, dan justru pelit di bagian yang krusial. Mari kita bedah strategi cerdas membandingkan kualitas Economy vs Premium agar hasil renovasi Anda tetap estetik tanpa bikin dapur tidak ngebul.
Sebelum kita bicara angka, mari samakan persepsi dulu. Jangan terjebak stigma bahwa Economy itu barang rongsokan, ya.
Rahasia para desainer interior sebenarnya sederhana: Subsidi Silang. Anda tidak perlu menggunakan material Premium di seluruh sudut rumah. Coba terapkan aturan main ini:
Jangan pelit untuk pipa air, atap, dan lantai kamar mandi. Kebocoran di kemudian hari akan menelan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal daripada selisih harga material di awal. Gunakan kualitas Standard atau Premium di sini demi ketenangan pikiran.
Punya kamar tamu yang hanya dipakai setahun sekali saat Lebaran? Atau gudang penyimpanan? Gunakan cat dan lantai kualitas Economy. Toh, tidak ada yang akan mengkritik detail tekstur lantai di gudang Anda.
Pro Tip Denahku: Bingung membayangkan perpaduannya? Gunakan fitur Editor Denah Lantai kami. Coba pasang perabot mewah di ruang tamu, tapi gunakan perabot sederhana di area servis. Visualisasikan dulu sebelum membeli!
Menghitung selisih harga satu per satu di toko bangunan itu melelahkan. Di sinilah teknologi bisa membantu Anda.
Di platform Denahku, kami memiliki fitur Estimasi Biaya (RAB) yang bisa melakukan perbandingan ini secara otomatis. Begini cara kerjanya agar Anda tidak salah langkah:
Dengan fitur ini, Anda bisa langsung melihat: "Wah, ternyata kalau saya turunkan spek dari Premium ke Economy, saya bisa hemat 50 juta!" Angka ini bisa Anda alokasikan untuk membeli furnitur yang lebih bagus atau sekadar ditabung.
Ada kalanya memilih Premium adalah investasi jangka panjang. Pertimbangkan upgrade jika:
Saat membandingkan Economy vs Premium, ingatlah bahwa biaya tukang (tenaga kerja) seringkali sama. Memasang keramik murah butuh tenaga tukang yang sama dengan memasang granit mahal (meski granit butuh keahlian lebih spesifik). Jadi, proporsi biaya material terhadap total RAB itu sangat penting.
Jika Anda pengguna PRO Pass di Denahku, manfaatkan fitur Unduh RAB (Excel/PDF). Di file tersebut, Anda bisa melihat rincian biaya yang dibagi berdasarkan Struktur, Finishing, dan Tenaga Kerja. Data ini adalah "senjata" ampuh saat Anda bernegosiasi dengan kontraktor.
Renovasi itu seni menyeimbangkan keinginan mata dan kemampuan dompet. Mulailah dengan desain yang matang, hitung estimasinya, dan jangan ragu untuk mencampur kualitas material demi hasil terbaik. Selamat merenovasi!
Coba fitur AI Generate, drag-and-drop, dan RAB yang bisa diedit langsung di Denahku.
Coba Sekarang